![]() |
| Kisah of Lalalalala's 2 , Meramaikan |
Gue sangat bangga kepada diri gue sendiri yang akhirnya menyempatkan kembali untuk melanjutkan salah satu proyek tulis gue ini. Yaitu Kisah Of Lalalala, dan hebat sekali mencapai yang kedua. Sebenernya gue gak tau apa yang pengen gue kisahkan atau yang pengen gue tulis kali ini, seperti judul... gue hanya ingin meramaikan tulisan-tulisan di blog ini.
Ohiya gue udah hampir 6 bulan di neraka berkehidupan sebagai pelajar SMA. Sungguh tak gue sadari, semoga gue bisa menjalani kejamnya dunia ini dengan penuh kesabaran. Btw minggu lalu gue udah diresmikan menjadi OSIS di SMA loh..., gue gak tau apa ini bisa dibanggakan apa enggak, tapi gue pribadi bangga pada diri gue karena bisa menjadi OSIS lagi dengan sikap yang ala kadarnya. Tapi gue bingung, kenapa emak gue gak menunjukkan rasa bangga atau bahagia ketika gue bilang gue jadi OSIS lagi, mungkin ini pertanda bahwa gue memang benar-benar bukan anak dari kandungan emak gue.
tapi jangan sampe, gue masih sayang emak gue :(
Gue sangat suka OSIS di jenjang SMA, entah kenapa menurut gue pribadi lebih produktif dan entah kenapa lagi lebih seru. Seru dalam arti apa gue juga gak tau, entah kenapa gue bisa menganggap hal ini seru.
Selain OSIS gue tidak lupa untuk lupa akan pelajaran. Ya, gue memang dari dulu punya hubungan yang tidak harmonis dengan pelajaran sekolah. Gue juga gak yakin bisa menjadi apa kelak nanti dengan kemampuan otak yang seperti ini. Gue sendiri pun gak ada inisiatif untuk belajar lebih giat, di sekolah pun belajar menjadi tujuan yang paling di nomor terakhirkan dan yang selalu di nomor utamakan adalah untuk melihat belahan jiwa tidak lain itu, dan mungkin tidur di kelas juga bermeditasi bermain hape di Toilet seakan tidak ada tempat begitu juga kegiatan lain.
Oke. Cukup sudah bahas soal sekolah, walau ini bukan satu dari kegiatan pembelajaran entah kenapa gue lelah kalo membahas tentang sekolah.
![]() |
| Bangkit! |
Entah kenapa gue pikir seperti itu, biar gue bisa ber-ide lebih banyak lagi tanpa sortiran... apalagi sortiran SARA, sepertinya sebagai penulis blog amatiran gue terlalu baik karena selalu menanamkan sikap toleransi adanya perbedaan antar umat berkebangsaan. Mungkin kedepannya bakal seperti itu.
Sepertinya cukup sampai sini,
Kisah of Lalalala #2 nya
Terima Kasih :3


0 comments:
Post a Comment