Kembali lagi bersama sang penulis tanpa tanda baca. Sebulan sudah gue bingung mau nulis apa untuk blog ini dan pada akhirnya pencerahan pun muncul. So, bagi penggemar film superhero terutama film superhero Marvel keluaran 20th Century Fox, sudah pastinya bulan maret ini sangat ditunggu-tunggu kalian semua. Apalagi karena bulan ini film 'Logan' rilis tepatnya beberapa hari lalu. Logan ini merupakan film terakhirnya si Hugh Jackman dalam memerankan si James Logan a.k.a Wolverine, sejak di berita umur doi yang mau setengah abad ditambah penyakit yang diidapnya.
Baru saja gue tadi dari bioskop kesayangan buat menyaksikan Logan ini. Apalagi gue pribadi mendeklarasikan diri gue sebagai fans wolverine walaupun gue cuman nonton filmnya dan mengikuti 2 judul seri komiknya, jadinya film yang satu ini gak bakal gue lewatin.
Spoiler Alert btw.
Gue pun belum sempet melihat trailer dari film ini, gambaran mengenai film ini gue dapat sekedar dari berita-berita terkait. Apa yang dapat gue gambarkan sebelum menonton film ini adalah film ini akan menceritakan tentang kematian si Logan dapat dilihat dari perawakan si Logan pada tahun 2029an. Selain itu di film ini ada kabar beredar semenjak Jackman's menyatakan tidak lagi memerankan Wolverine, di film bakal ada regenerasi dari Wolverine ini ditandakan di poster Logan menggenggam tangan seorang gadis kecil, tidak lain dimana gadis ini merupakan anak nya si Logan (yang di new universe doi bakalan jadi wolverine yang baru aka x-23) . Dari cover ini juga dapat disimpulkan bahwa Logan bakal ngelindungin si anaknya ini.
Cerita film ini secara kasar seperti yang gue tuliskan diatas. Latar film 2029an sekitar puluhan tahun pasca event X-Men Apocalypse atau sekitar 10 tahunan pasca event X-Men Days Future and Past. Di tahun ini digambarkan mutant sudah menjadi minoritas, ditandakan sudah tidak ada lagi mutant yang lahir secara biologis. Di lain sisi oknum-oknum tidak bertanggung jawab menciptakan mutant inject dari dna-dna mutant-mutant yang udah ada untuk dijadikan tentara super. Mutant-mutant murni pun banyak diburu untuk dibunuh karena dikatakan membahayakan serta untuk diambil dna-nya.
Logan disini perawakannya udah tua diliat dari setelannya mungkin skill regenerasinya udah menurun. Logan yang menyembunyikan identitas mutannya tiba-tiba dipertemukan dengan seorang wanita yang meminta bantuan kekuatan mutant-nya untuk menjaga seorang anak bernama Laura yang tidak lain adalah anak dari Wolverine (secara dna). Logan yang mau tidak mau selama film berlangsung pun perlahan mau melakukan tugas tersebut. Laura yang ternyata seorang mutant inject sedang diburu oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab, selain itu si Charles Xavier pun juga diburu dengan alasan kemampuan mutant-nya yang berbahaya. Laura pun harus diamankan ke perkumpulan mutant yang ada. Dimulailah petualangan Logan, Charles dan Laura dalam menempuh perjalanan ke tempat ini.
![]() |
| Laura ( Dafne Keen ) |
![]() |
| Charles Xavier ( Patrick Stewart ) |
Logan, sosok gentle, pecandu alkohol keras kepala, tegas, cuek, tetapi memiliki sisi lembut dan suka menolong dibaur dengan Laura, sosok baru yang dikenalnya yang sebenarnya anaknya sendiri, seorang gadis 10 tahun-an yang sangat pemberani ditambahkan lagi dengan si Charles Xavier yang dikisahkan tidak sekuat dulu tapi tetap bisa mengendalikan suasana dimana si Logan yang angkuh bisa luluh dan peduli dengan anaknya.
Hugh Jackman tidak usah diperjelas lagi, doi sangat totalitas memainkan perannya. Tidak lupa aktor senior Patrick Stewart. Dafne Keen (Pemeran Laura) yang baru masuk ke dunia akting memainkan karakternya dengan sangat baik. Gue gak menyangka gadis kelahiran 2005 ini bisa demikian, proud me for you!
Dengan dua hal yang menurut gue kunci dari film ini, penonton dengan mudahnya membaur ke dalam film dan dipermainkan emosionalnya dengan kisah Father and Daughter yang sangat menyentuh hati. Sinematografinya pun luar biasa, komposisi, cara pengambilan gambar benar-benar outstanding. Sungguh takjub dengan film yang disutradarai, ditulis dan diproduseri oleh James Mangold. Sebuah pembayaran atas film Wolverine (2013) yang menurut gue kurang menjiwai. Tidak lupa sang screenplay writer, visual effect dan director of photography.
Film yang luar biasa ini menurut pandangan gue sendiri masih memiliki beberapa adaptasi komik yang menurut gue kurang serta beberapa plot-hole. Seperti Wolverine yang so far yang diketahui hanya bisa mati dengan adamantium bisa mati juga perkara luka yang bertubi-tubi dari inject-an Logan yang lain. Padahal di seri Origins (atau yang mana gue lupa), Logan sempat dikurung disebuah lubang dan ditembaki 24 jam nonstop dengan senapan api dan doi masih bisa selamat. Kematian si Wolverine ini pun berdasarkan Marvel Secret Wars (ini gue sok tau karena gue lupa komik yang mana), Wolverine mati akibat dilelehkan oleh adamantium. Hal ini mengganjal gue.
![]() |
| Death of Wolverine, 2014 ( Charles Soule & Steve McNiven ) |
![]() |
| Daken son of Wolverine - Wolverine Origins, 2001 |
![]() |
| Nama pedangnya kalo enggak salah Murasama |
Yap beginilah hasil adaptasi ke film menimbulkan banyak keganjalan, terutama dalam hal film superhero. Tapi hal-hal sedikit diatas hanyalah permasalahan gue pribadi, lajur cerita, kedalaman dan pengembangan karakter serta sinematografi dari film ini mengubah hal itu semua.
Itulah sedikit kesan dan pendapat gue mengenai film Logan. Film ini sangat bagus untuk mengakhiri aksi Wolverine oleh Hugh Jackman. Selain itu sekali lagi, cerita yang luar biasa film ini serta penjiwaan karakter-karakter juga sinematografi Logan membuat film ini tidak seperti film superhero pada umumnya. Film ini sangat memainkan emosi penonton dan buat para pecinta superhero film ini sangat rekomendasi untuk ditonton di bioskop kesayangan. Gue sangat merekomendasikan film yang satu ini untuk ditonton (damn yeah).
Btw, gue pantengin creditsnya keknya gak ada post-scene, apakah ini berarti Wolverine will not return? haha Sekian tulisan tidak jelas dari gue kali ini, semoga bisa menarik hati untuk menonton film superhero yang satu ini.
MEDIA CREDITED BY GOOGLE
review film logan 2017 bahasa indonesia
review film logan 2017 bahasa indonesia










0 comments:
Post a Comment