Sunday, August 20, 2017

Puisi Sari


Puisi Sari
#sulthanisamulaipuitis

Tak ada yang bisa kupercaya lagi
Hidup mulai punah
Jalang ada di sana sini
Bisakah berhenti berulah?

Mungkin aku bisa mulai percaya
Bolehkah kau yang pertama?
Yakinlah ini tak lama
Karena pasti kau pergi begitu saja

Inikah pagi yang tertunda?
Memang tepat kupercayakan ini padamu
Bisakah kau tak pergi begitu saja?
Kumasih ingin mengutarakan sesuatu

Sepertinya lanturan ini terlalu jauh
Walau kau tak lama singgah
Bisakah kita bertemu lagi?
Wahai kau Sari.

July 2017, oleh Sulthan Isa

Jadi puisi ini terlahir tanpa kaprah. Sebenarnya ini bukan puisi pertama yang gue buat setelah mendeklarasikan gue mau menghobikan hal ini. Puisi ini sebenernya revisi, atau malah reka ulang dari judul yang sama. Gue buat lagi 'Puisi Sari' berasas puisi dengan judul yang sama karena yang lama gue kurang demen aja. Puisi ini terinspirasi dari ketertarikan gue membuat puisi tentang hal yang gak umum, dalam hal ini sari ( Intisari, yaitu salah satu minuman keras khas Indonesia ). Juga puisi ini terinspirasi dari salah satu musisi indie Silampukau dari salah satu lagunya berjudul Sang Juragan yang berisikan tentang juragan minuman keras.

So, its been while since my last post. I think its a good idea if I share some of my latest hobby. Lately somehow I have been more literate, somehow I got my interest on that while what major that I took in university its not that. BTW, I already finished my 3 fuckin years in highschool, now I continue my study on one private university of design major. End of this, see u arround!

*added some synopsis or myself thought about myself poetry*

0 comments:

Post a Comment